Perlahan namun pasti Ramadhan bergulir meninggalkanku
Ya Ramadhan kenapa kau begitu cepat berlalu ?
Belum cukup waktuku bermesraan denganmu
Belum cukup hariku melepaskan rindu denganmu
Jangan janganlah engkau berlalu ya Ramadhan
Ya Rabb
Masihkah kau pertemukan aku dengan RamadhanMu
Masihkah kau beri kesempatan aku bersimpuh memohon ampunanMu
Masih cukupkah linangan airmata bermunajat meninggikan asmaMu
Sedangkan tangan dan kaki berlumuran dosa Ya Rabb
Lintasan Hati dan pikiran belum bersih
Tatkala menebar kebaikan aku masih riya
Tatkala duduk diantara majelis taklim aku masih merasa paling bersih
Tatkala tangan ini memberikan sedekah masih terbersit ujub
Tatkalau berbuat sedikit ‘kelebihan’ masih merasa yang paling hebat
Tatkala bisa sedikit shalat tepat waktu masih merasa yang paling sholeh
Tatkala melantunkan ayat ayatMu masih merasa berbuat yang hebat
Tatkala berbuat sedikit kelebihan hati ini masih sombong
Tatkala melihat orang lain didzalimi hati ini masih menyalahkan
Tatkala aib orang lain dibuka aku masih senang menertawakannya
Bahkan
Tatkala meninggalkan perintahkaMu aku masih tak juga merasa bersalah
Tatkala melanggar laranganMu aku juga tak merasa berbuat salah
Lantas apa yang akan kudapat ya Rabb
Kalau semua amalan didunia semua impas
Lantas apa yang akan dihitung di hari akhir nanti
Kalau tidak ada sebiji zahrapun yang tersisa
Ya Rabb
Bukakan pintu taubatMu
Jangan tutup hati ini menjadi hati yang membatu
Ulurkan maghfirohMu dihari penghitunganMu
Ketika amalan amalan itu tidak lagi mampu menebus dosaku
September hadir bersama desiran angin yang menyengat
Rinai hujan menghempaskan pilar pelangi yang merona
Masih hangat siraman sunset menyentak
Perempuan berkerudung putih dengan pipi memucat
Masih mungkinkah asa itu miliknya ?
Masih adakah semburat jingga untuknya ?
Sementara tanya berkecamuk tak terjawab
Saat kaubisikkan kata kata penuh makna
Kan ku abaikan
Sgala hastratku
Agar kamu tenang dengan nya
Ku pertaruhkan
Semua ragaku
Demi dirimu bintang
Mendung tak juga mampu menguak hamparan langit
Kemana bintang kan mengerjabkan sinarnya
Kalau bias hitam itu belum mampu mengikis ronanya
Aku datang wahai langit untuk sekedar menyibakmu
Bintang datang dalam alunan dawai
Biarkan ku menggapaimu
Memelukmu memanjakanmu
Tidurlah kau di pelukku
Di pelukku di pelukku
Biar ku tunda
Segala hasratku
Tuk miliki dirimu
Karna semua
Tlah tersiratkan
Dirimu kan milikku
Malam datang menyercitkan tanya
Masih adakah esok untuk mentari
Tuk senyum yang akan menepis rona
Karena esok adalah miliknya
Sang perempuan berkerudung putih
Menjelang datangnya bulan Ramadhan rupanya musibah nggak bisa dihindari, luka di jempol kaki yang terkena mesin motor nggak juga membaik. Alhasil kubawa berobat di Rumah Sakit Kartika Juanda dokter UGD menyarankan untuk mempercepat penyembuhan sebaiknya kukunya di copot. Padahal kuku jempol kiriku juga habis dicopot karena jatuh dari motor sewaktu mengantar adikku pulang. Operasi kecilpun dilakukan untuk melepas kuku kananku kemudian diberikan suntikan antibiotika dan resep Clyndamycine sederet anti radang. Besoknya aku merasa gatel gatel di awali seputar kepala, waktu itu aku berpikiran ah mungkin jilbab baruku membuat kepala lembab. Namun kemudian aku merasakan gatal seputar kelopak mata dan muka, kemudian aku minum incidal obat alergi. (more…)
Merupakan suatu kehormatan untuk dapat mendampingi acara yang diadakan oleh DEPLU RI bekerja sama dengan Komunitas Blogger TPC. Tepatnya pada tanggal 22 Mei 2010 di Hotel Inna Simpang, Surabaya, Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN, Departemen Luar Negeri bekerjasama dengan Komunitas Blogger Surabaya (Tugu Pahlawan.com) telah mengadakan seminar dan Sosialisasi Implementasi Piagam ASEAN dan pembentukan Komunitas ASEAN pada tahun 2015. Bertindak sebagai pembicara adalah Duta Besar Hazairin Pohan, sedangkan pembicara dari para blogger itu saya sendiri (Ajengkol) danAbdul Ghofur (Gempur). Hadir sebagai peserta adalah blogger dari Surabaya, Bangkalan, Mojokerto, Malang, dan Gresik.
Pembicara pertama adalah Duta Besar Hazairin Pohandengan moderator kekasih hatiFayyas Ahmadullah (gajahpesing) dengan lugas dan jelas membawakan materi tentang ASEAN dan rencana kedepan. Sesudah acara makan siang dilanjutkan dengan pembicara kedua yang jujur agak susah buat menterjemahkan beran Blogger dalam pembentukan Komunitas ASEAN dengan moderator mas Aris Heru Utomodari Kementrian Luar Negeri. Dan berikut adalah materi yang saya siapkan dan tentu saja diskusi jauh lebih baik, dan yang membahagiakan saya bisa menjadi pembicara satu stage dengan masku tersayangGempur Abdul Gofhur.
Piagam ASEAN yang ditandatangani oleh 10 Kepala Negara/ Pemerintahan ASEAN tanggal 20 November 2007 pada KTT ke–13 ASEAN di Singapura, merupakan dokumen historis yang mengubah ASEAN dari suatu asosiasi yang longgar menjadi organisasi yang berdasarkan hukum (rules-based) dan berorientasi pada kepentingan rakyat (people-centered). Kerjasama ASEAN telah mengalami perkembangan pesat sejak diberlakukannya Piagam ASEAN pada tahun 2008. Piagam ASEANyang terdiri dari 13 bab dan 55 pasal, ditujukan bagi pembentukan ASEAN Community 2015melalui 3 pilar sebagaimana termuat dalam Cha-am Hua Hin Declaration on the Road Map for the ASEAN Community antara lain melalui :
Peningkatan kerjasama politik dan keamanan ASEAN bagi pemeliharaan perdamaian di kawasan, termasuk untuk memasyarakatkan nilai-nilai bersama seperti HAM dan demokratisasi (ASEAN Political-Security Community)
Pembentukan single market dan production base serta upaya memfasilitasi arus perdagangan, investasi, modal, pergerakan pelaku usaha dan tenaga kerja (ASEAN Economic Community)
Inspirasi One Vision, One Identity and One Caring and Sharing Community (ASEAN Socio-Culture Community)
Sebagai tindak lanjut dua keputusan ASEAN tersebut di atas, negara-negara ASEAN saat ini sedang melakukan berbagai langkah tindak lanjut implementasi Piagam ASEAN dan langkah-langkah persiapan pembentukan Komunitas ASEAN di tiga pilar yaitu politik dan keamanan, ekonomi dan sosial-budaya. Kegiatan tersebut diupayakan dilakukan dengan melibatkan seluruh komponen di negara-negara anggota ASEAN. Indonesia telah meratifikasi Piagam ASEAN melalui Undang-Undang No. 38 Tahun 2008 Tentang Pengesahan Charter of the Association of the Southeast Asian Nations (Piagam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) pada tanggal 6 November 2008.
Sebagai konsekuensi logis, Indonesia juga melakukan proses ImplementasiPiagamASEAN, terutama ditujukan untuk membawa ASEAN lebih dekat kepada seluruh unsur masyarakat di Indonesia. Selain itu, ASEAN mengalami perkembangan kerjasama yang aktif dan intensif dengan negara Mitra Wicara. Saat ini ASEAN tidak hanya memiliki 10 negara mitra wicara (Australia, New Zealand, Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, India, Cina, Jepang, Republik Korea, Rusia), namun ASEAN juga memiliki kerangka kerjasama East Asia Summit (EAS) serta ASEAN PlusThree (APT), dan Mitra Wicara Sektoral dengan Pakistan. Kemitraan ASEAN dan negara Mitra Wicara tercermin melalui program-program kerjasama yang difokuskan pada penguatan Komunitas ASEAN 2015.
Berkaitan dengan perkembangan Implementasi ASEAN Charter terutama pentingnya membawa ASEAN lebih dekat kepada seluruh lapisan masyarakat, serta memperhatikan prioritas kerjasama ASEAN ditinjau dari segi kepentingan termasuk didalamnya adalah Komunitas Blogger.
Perkembangan Dunia Kesehatan ?
Selain ketiga pilar termuat dalam Cha-am Hua Hin Declaration on the Road Map for the ASEAN Community dampaknya secara tidak langsung terhadap dunia kesehatan adalah perubahan lingkungan. Sehingga perlu ditingkatkan kerjasama regional dan internasional dalam mempromosikan, berbagi dan menerapkan praktik lingkungan yang berkelanjutan, termasuk transfer teknologi ramah lingkungan, peningkatan kapasitas manusia dan kelembagaan dan peningkatan konsumsi yang berkelanjutan dan pola produksi. Selain itu juga untuk mengadopsi pendekatan holistik dalam mendorong kerjasama regional tentang isu-isu lingkungan, dengan partisipasi dari semua pihak terkait, termasuk bisnis, akademisi, LSM dan organisasi masyarakat sipil.
Komunitas telah didefinisikan sebagai sekelompok orang yang berinteraksi tinggal di lokasi yang sama. Kata ini sering digunakan untuk merujuk kepada kelompok yang terorganisir di sekitar nilai-nilai umum dan dikaitkan dengan kohesi sosial dalam lokasi geografis bersama. Di dunia Kesehatan Komunitas biasanya dibentuk berdasarkan keahlian yang sama sehingga memudahkan untuk melakukan transfer ilmu. Sebagai contoh : Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (IKABI), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) http://www.inaheart.org/, Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (PERDOSKI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia http://www.klikpdpi.com/.
Perkembangan Ilmu Kedokteran dan Pendidikan Kedokteran selalu beriringan sejalan dengan makin berkembangnya riset mutakhir dan penemuan terbaru. Komunitas di Bidang Kedokteran di ASEAN sudah lama dibentuk dalam wadah SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization) didirikan pada tanggal 30 November 1965 sebagai organisasi internasional charter yang tujuannya adalah untuk meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
Manfaat ngeBlog
Banyak sekali manfaat darei Ngeblog yaitu Blog bisa digunakan untuk tempat berbagi, Representasi Diri, Inkubator, Ngeblog sebagai proses pembelajaran dan berlatih menulis, Ngeblog untuk menjalin dan memperbanyak teman/relasi/persahabatan, ada juga yang memanfaatkan Blog untuk mencari tambahan penghasilan. Beberapa blogger berhasil menerbitkan buku dari hasil ngeblog bahkan sudah difilmkan seperti blog kambing jantan. Postingan-postingan yang menarik dan memiliki nilai jual tidak tertutup untuk dilirik penerbit dan dibukukan, selain itu ngeblog untuk sarana Promosi.
Banyak dokter yang sudah mulai memanfaatkan Blog sebagai sarana narsis dan berbagi akan tetapi belum banyak dokter yang menuliskan tentang dunia kedokteran di Blognya. Tentu saja hal ini menjadi pertanyaan, karena banyak masyarakat yang justru ingin tahu informasi kesehatan dengan lebih detil. Semoga ke depan para tenaga medis dapat ikut serta berperan aktif dalam memperkenalkan Implementasi Piagam ASEAN menuju Komunitas ASEAN 2015
Perjalanan rentang waktu tanpa terasa meninggalkan tapak – tapak langkah yang tidak mungkin kita jajaki lagi. Rentang waktu jualah yang selalu menemani hari – hari kita meski harus selalu berjauhan. Dulu aku begitu yakin bahwa LDR (Long Distance Relationship) itu hanyalah soal kepekaan jarak dan waktu. Bahkan aku sangat menentang ketika beberapa teman mengatakan nggak akan bertahan lama paling-paling 4 bulan. Suatu angka yang lumayan mengejutkan, sekaligus suatu tantangan untuk memahami bahwa dibalik itu semua pasti ada perjuangan yang luar biasa. Pasang surut sebuah hubungan jarak jauh ternyata memberi warna yang indah melebihi gradasi pelangi. Terpuruk dalam kelam kerinduan, berbunga bunga manakala bisa bercengkerama lewat sms atau telpon, mengharu biru saat pertemuan indah itu hadir.
Menatap wajah lelahmu mengiris lara dilubukku, maafkan aku yang selalu menuntut berlebih atau kadangkala tidak mengerti kondisi kita. Tangisku, ngambekku semua karena begitu besar kerinduan yang menumpuk, kilasan cemburu yang kadang hadir tanpa diundang. Memahami dan mengerti akan jarak yang memisahkan kita, akan kesibukan dan tanggung jawab kita masing-masing. Introspeksi Diri untuk memahami langkah perjalanan kita menumbuhkan penopang yang mampu membuatku bertahan, Introspeksi diri manakala lelah itu hadir menumbuhkan rasa bahwa rindu kita itu indah. Engkau selalu hadir dalam resahku engkau selalu hadir dalam gundah bahkan beteku, namun engkau pun selalu hadir dalam tutur bijakmu memberikan pengertian akan kesetiaan yang sudah kita ikat berdua.
Kini aku mengerti akan ucapmu bahwa Long Distance Relationship itu indah kalau kita bisa merajut kerinduan dan kesetiaan dalan suatu ikatan yang kokoh. Kekuatan yang kau berikan membuat aku mampu tersenyum dalam gelisahku. Meski waktu datang dan berlalu sampai kau tiada bertahan. Semua tak kan mengubahku karena hanya kau yang ada di relungku. Hanyalah dirimu mampu membuatku jatuh dan mencinta, Kau bukan hanya sekedar indah. Kau tak akan terganti
Glenn Fredly – Sekali Ini Saja…
tuhan bila masih ku diberi kesempatan
ijinkan aku untuk mencintanya
namun bila waktuku telah habis dengannya
biar cinta hidup sekali ini saja
tak sanggup bila harus jujur
hidup tanpa hembusan nafasnya