10 HAL TENTANG KHADIJAH RADHIYALLAHU ‘ANHA

10 HAL TENTANG KHADIJAH RADHIYALLAHU ‘ANHA

Mengetahui dan mengenal figur wanita shalihah sangatlah penting. Agar bisa dijadikan teladan dan contoh yang baik untuk kita. Kali ini kita akan mengangkat figur wanita shalihah, salah seorang istri Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang bernama Khadijah.

Berikut ini 10 hal tentang Khadijah bintu Khuwailid, wanita mulia teladan wanita shalihah.

1. Nama dan Nasabnya

Khadijah bintu Khuwailid bin Asad bin ‘Abdil ‘Uzza bin Qushay Al-Qurasyiyah Al Asadiyah.

2. Dari keluarga terhormat dan terpandang.

Khadijah hidup dan tumbuh serta berkembang dalam suasana keluarga yang terhormat dan terpandang, berakhlak mulia, terpuji, berkemauan tinggi, serta mempunyai akal yang suci, sehingga pada zaman jahiliyah diberi gelar “Ath-Thahirah”.

3. Wanita yang pertama kali beriman

Khadijah adalah orang yang pertama beriman kepada Allah dari laki-laki maupun perempuan.

4. Istri Rasulullah shallallahu alaihi wasallam

Khadijah adalah istri pertama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Dan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tidak pernah menikah dengan wanita yang lain semasa hidupnya Khadijah.

5. Istri yang paling dekat nasabnya dengan Nabi shallallahu alaihi wasallam.

Khadijah adalah istri Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang paling dekat nasabnya dengan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pada kakek mereka yang bernama Qushai.

6. Senantiasa membantu dakwah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Semasa hidupnya Khadijah senantiasa membantu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dalam menyampaikan risalah.

Beliaulah yang senantiasa menentramkan dan menghibur Rasul disaat kaumnya mendustakan risalah yang dibawa. Ia juga selalu berusaha meringankan beban berat di pundak Rasul.

Sebagaimana dalam sebuah hadits di mana Khadijah menghibur dan menguatkan Nabi ketika merasa khawatir terjadi sesuatu terhadap dirinya karena baru didatangi Jibril di awal turunnya wahyu dengan menyatakan:

كَلَّا أَبْشِرْ فَوَاللَّهِ لَا يُخْزِيكَ اللَّهُ أَبَدًا فَوَاللَّهِ إِنَّكَ لَتَصِلُ الرَّحِمَ وَتَصْدُقُ الْحَدِيثَ وَتَحْمِلُ الْكَلَّ وَتَكْسِبُ الْمَعْدُومَ وَتَقْرِي الضَّيْفَ وَتُعِينُ عَلَى نَوَائِبِ الْحَقِّ

“Sekali-kali tidak. Bergembiralah. Demi Allah, Allah tidak akan pernah menghinakanmu selama-lamanya. Demi Allah, sungguh engkau adalah penyambung silaturrahmi, jujur dalam berkata, mau menanggung beban penderitaan orang lain, menyantuni pihak yang kekurangan, memulyakan tamu, suka menolong.”
(HR. al-Bukhari dan Muslim).

7. Wanita yang terbaik.

Khadijah adalah wanita terbaik di dunia pada umat ini. Sebagaimana hal ini disebutkan dalam sebuah hadits.

Dari ‘Ali bin Abi Thalib, dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,

خَيْرُ نِسَائِهَا مَرْيَمُ وَخَيْرُ نِسَائِهَا خَدِيجَةُ

“Sebaik-baik wanita adalah Maryam (pada zamannya) dan sebaik-baik wanita adalah Khadijah (pada umat ini).” 
(HR. Al-Bukhari)

8. Pemuka penghuni surga.

Khadijah adalah salah satu pemuka wanita penghuni surga.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سَيِّدَاتُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ أَرْبَعٌ: مَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَفَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَخَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ، وَآسِيَةُ

“Pemuka wanita penghuni surga ada empat: Maryam bintu Imran, Fatimah bintu Rasulillah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Khadijah bintu Khuwailid, dan Asiyah.” 
(HR. Hakim dan dinilai ad-Dzahabi: shahih sesuai syarat Muslim).

9. Anak Nabi shallallahu alaihi wasallam dengan Khadijah

Berikut ini anak Nabi shallallahu alaihi wasallam dari Khadijah.

Anak laki-laki,

  1. Al-Qasim. Al-Qasim meninggal ketika masih kecil.
  2. Abdullah

Anak perempuan,

  1. Zainab,  
  2. Ruqayyah,
  3. Ummu Kultsum,
  4. Fathimah.

Seluruh anak Rasulullah shallallahu alaihi wasallam meninggal dunia sebelum Rasulullah shallallahu alaihi wasallam meninggal kecuali Fatimah.

10. Wafatnya Khadijah radhiyallahu ‘anha

Khadijah binti Khuwailid, wafat tiga tahun sebelum hijrah dalam usia 65 tahun. Meninggalnya Khadijah membuat sedih Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan kesedihan yang amat mendalam dan juga kaum muslimin.

Wallahu a’lam bish shawwab.

(AJ) (akhwat.net)