UNTUKMU YANG INGIN SELAMAT, IKUTILAH SUNNAH

Untukmu Yang Ingin Selamat, Ikutilah Sunnah

Tidak ada diantara kita yang tidak menginginkan kebahagian dan keselamatan dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Dan jalan kebahagian dan keselamatan itu dengan kita mengikuti sunnah dan berpegang teguh diatasnya.

Lalu apa itu sunnah…??

Sunnah adalah segala yang dibawa dan diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, baik berupa akidah, cara beribadah, bermuamalah, akhlak, adab, sikap, maupun yang lainnya. Demikian pula halnya yang diajarkan oleh al-khulafa ar-rasyidin

Berkata al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah,
“As-Sunnah adalah ath-thariqah (jalan) yang ditempuh. Pengertian tersebut meliputi makna berpegang pada segala sesuatu yang Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan al-khulafa ar-rasyidin berada di atasnya, baik berupa keyakinan, amalan, maupun ucapan. Inilah sunnah yang sempurna.”
(Jami’ul ‘Ulum wal Hikam 2/120).

Berikut ini dalil wajibnya mengikuti sunnah

Allah Ta’aala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasulullah, dan ulil amri di antara kalian. Jika kalian berselisih pendapat tentang sesuatu, kembalikanlah dia kepada Allah (al-Qur’an) dan Rasul (Sunnahnya), jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Hal itu lebih utama (bagi kalian) dan lebih baik akibatnya.” 
(an-Nisa’: 59)

Dalam ayat di atas Allah subhanahu wata’ala memerintahkan untuk menaati-Nya, kemudian memerintahkan untuk menaati Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan perintah tersendiri. Kemudian, Allah subhanahu wata’ala memerintahkan agar ketika terjadi perselisihan, keputusannya dikembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya, yakni kepada al-Qur’an dan as-Sunnah. Hal ini menunjukkan bahwa al-Qur’an dan as-Sunnah adalah sumber hukum syariat yang wajib diimani, ditaati, dan diamalkan, tanpa dibedakan antara keduanya.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda

فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّيْنَ مِنْ بَعْدِي، تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ

“Maka dari itu, wajib atas kalian berpegang pada Sunnahku dan Sunnah al-khulafa ar-rasyidin sepeninggalku. Gigitlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian.” 
(HR. Abu Dawud, At Tirmidzi dan Ibnu Majjah).

Di masa-masa banyaknya jalan (petunjuk) yang menyelisihi sunnah, dalam akidah, ibadah, muamalah dan yang lainnya. Maka menjadi penting bagi untuk mengingat-ingat dan terus-menerus menasehati diri dan orang lain untuk berpegang teguh diatas sunnah agar kita selamat. Semoga Allah subhanahu wata’ala memberikan keselamatan kepada kita dari berbagai macam kesesatan dan akibat buruknya didunia dan diakhirat. Wallahu a’lam bis shawwab. (AJ)

admin akhwat.net