JILBABKU KEREN NIH….

Jilbabku Keren Nih…

❗ Setan dari kalangan jin dan manusia tidak akan diam ketika seorang muslimah tergerak hatinya untuk memakai pakaian syar’i atau jilbab yang menutupi tubuhnya. Mereka akan menempuh berbagai cara, seperti menakut-nakutinya dengan kehidupan dunia sehingga ia mengurungkan niatnya memakai jilbab, atau memalingkannya dari pakaian atau jilbab yang sesuai dengan syariat ke jilbab gaul nan keren.

💦Ada muslimah yang pada bagian atasnya memakai kerudung kecil dan bagian bawahnya memakai celana jeans. Sebagian lagi memakai jilbab dengan pakaian yang ketat.

👉Ini diantara upaya setan memalingkan manusia dari ketaatan kepada Allah sebagaimana janji Iblis untuk itu.

Allah berfirman tentang janji iblis untuk menyesatkan manusia.

قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ (٨٢) إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ (٨٣)

“(Iblis) menjawab, ‘Demi kemuliaanMu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hambamu yang mukhlis diantara mereka’.”
(Shad: 82-83)

🔥Sungguh banyak wanita yang mengikuti ajakan setan untuk memperlihatkan aurat.

❗Sementara itu, datang hadist yang memberikan ancaman keras bagi wanita yang berpakaian tetapi telanjang.

✴Wanita tersebut berpakaian, tetapi tidak menutup auratnya karena tipisnya atau pendeknya pakaiannya.

💬Rasulullah ﷺ bersabda,

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا :قوم مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ البَقَرِ يَضْرِبُوْنَ بِهَا النَّاسَ، وَنِسَاءٌكَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيْلَاتٌ مَائِلَاتٌ، رُؤُوْسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ البُخْتِ المَا ئِلَةِ، لَا يَدْخُلْنَ الجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِ يْحَهَا، وَإِنَّ رِيْحَهَا لَيُوْجَدُمِنْ مَسِيْرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan penduduk neraka yang belum kulihat. Pertama, sebuah kaum yang memegang cambuk seperti ekor sapi, yang mereka gunakan untuk mencambuk manusia. Kedua, para wanita yang berpakaian tetapi telanjang. Mereka berjalan berlenggak-lenggok (berjalan dengan menimbulkan godaan). Kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak dapat mencium bau harum surga, padahal baunya tercium dari jarak sekian dan sekian.”
(HR. Muslim no. 5704)

🌸 Wahai saudaraku muslimah, diantara kewajiban yang diperintahkan oleh Allah kepada setiap muslimah adalah
memakai jilbab syar’i yang menutupi seluruh tubuhnya.

☝🏻 Perintah ini ditegakkan untuk kemaslahatan kalian, baik didunia maupun diakhirat.

Tentu setiap muslim ingin menjalankan perintah Allah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Allah sehingga amalannya terhitung sebagai amalan saleh yang kelak menjadi pemberat timbangan amalan kebaikan. َ

🌸 Tentang hal ini Allah subhanahu wata’ala berfirman,

وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ

“Katakanlah kepada wanita yang beriman hendaklah mereka menahan pandangan dan kemaluan mereka, janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang (biasa) tampak, dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka …..”
(An – Nur: 31)

Dalam ayat yang lain Allah berfirman,

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جََلبِيبِهِن

“Wahai nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka.”
(al-Ahzab: 59)

Disebutkan dalam sebuah hadist bahwa ketika Rasulullah ﷺ memerintah para wanita untuk pergi ke tempat dilaksanakannya shalat ied, seorang shahabiyah yang bernama Ummu ‘Athiyyah berkata,
“Wahai Rasulullah, di antara kami ada yang tidak memiliki jilbab.”

Beliau ﷺ menjawab,
لِتُلْبِسْهَا أُخْتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا
“Hendaklah saudarinya memakaikan (meminjamkan) jilbab kepadanya.”
(HR. Muslim no. 2053)

👉Dalam hadits yang lain, ‘Aisyah radhiyallahu‘anha menuturkan,

كُنَّ نِسَاءُ المُؤْمِنَاتِ يَشْهَدْنَ مَعَ رَسُوْلِ اللّٰهِ صلى الله عليه وسلم صَلَا ةَ الفَجْرِ مُتَلَفِّعَاتٍ بِمُرُوْطِِهِنَّ ثُمَّ يَنْقَلِبْنَ إَلَى بُيُوْتِهِنَّ حِيْنَ يَقْضِيْنَ الصَلَاةَ لَا يَعْرِفُهُنَّ أَحَدٌ مِنَ الغَلَسِ

“Dahulu para wanita mukminah ikut shalat fajar (subuh) bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam dengan menutupi tubuh mereka dengan kain. Selesai shalat, mereka kembali ke rumah mereka dan tidak ada seorang pun yang mengenali mereka karena suasana masih gelap.”
(HR. al-Bukhari no. 578 dan Muslim no. 1491)

🌸Tentu setiap muslim ingin menjalankan perintah Allah sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Allah, sehingga amalannya terhitung sebagai amalan saleh yang kelak menjadi pemberat timbangan amalan kebaikannya.

🌻 Hijab atau jilbab mempunyai ketentuan-ketentuan atau syarat-syarat yang harus dipenuhi agar sesuai dengan perintah Allah dan Rasul-Nya.

Berikut syarat-syarat hijab dan jilbab yang syar’i:

1. Harus menutupi seluruh tubuh.
2. Harus tebal, tidak tipis, dan tidak transparan.
3. Bukan sebagai perhiasan sehingga menarik orang untuk melihatnya.
4. Harus lebar, tidak sempit/ketat.
5. Tidak diberi wewangian.
6. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir.
7. Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
8. Bukan pakaian syuhrah (pakaian untuk mencari ketenaran).

Dari sini kita ketahui bahwa jilbab gaul sejatinya bukanlah pakaian yang diinginkan oleh agama kita dan masih jauh dari jilbab yang sesuai dengan syariat.

💧Ada jilbab gaul yang masih memperlihatkan sebagian aurat, memperlihatkan lekak-lekuk tubuh karena ketatnya, atau menjadi perhiasan karena modelnya.

Jadi, ada apa dengan jilbal gaul❓

👉Kita bisa menjawabnya:
Jilbab yang tidak sesuai dengan tuntunan syariat.

✴ Agar Memakai Jilbab yang Sesuai dengan Syariat ✴

Dibawah ini sebab-sebab yang dapat mendorong seorang muslimah memakai jilbab yang sesuai syariat.

1. Ikhlas karena Allah

Ketika seorang muslimah menyadari bahwa mengenakan jilbab merupakan perintah Allah, dia berusaha untuk melaksanakannya karena mencari ridha Allah semata, bukan karena tujuan lain.

Tentu dia akan berusaha memakai jilbab yang diinginkan Allah.

Sebab, yang dia harapkan adalah keridhaan Allah dan pahala-Nya.

2. Membekali Diri dengan Ilmu

Dengan ilmulah seseorang bisa beribadah dengan benar, termasuk beribadah kepada Allah dengan mengenakan jilbab sesuai dengan kehendak Allah, bukan sesuai keinginan sendiri atau tren.

3. Takut kepada Allah

Rasa takut kepada Allah mendorong seseorang melaksanakan ketaatan kepada-Nya, bahkan mendorongnya menyempurnakan ketaatan kepada-Nya dalam segala amal salehnya, termasuk dalam mengenakan jilbab.

4. Bergaul dengan Teman yang Shalihah

Teman yang baik mempunyai pengaruh yang besar dalam mendorong kita untuk berbuat baik.

Kalau seorang muslimah berteman dengan para wanita yang salihah, yang berkomitmen memakai hijab syar’i, hal ini membantu dirinya untuk berkomitmen seperti itu pula.

5. Berdoa

Ia berdoa kepada Allah agar Allah memberikan hidayah taufik kepadanya untuk senantiasa taat kepada Allah, istiqamah, dan diberi kesabaran untuk menjalankan perintah-perintah-Nya, di antaranya mengenakan jilbab syar’i.

Semoga Allah memberikan taufik kepada kita semua untuk melakukan apa-apa yang Dia ridhai. (AJ)

📚Alhamdulillah kami sadur dari :
MAJALAH QONITAH
Edisi 32/Vol. 03/ 1438 H – 2017 M (Hal 66-69)

🌹akhwat.net🌹

🔖🌸🔖🌸🔖🌸🔖🌸🔖