BERHARAP PAHALA = BERHARAP IMBALAN?

Berharap Pahala = Berharap Imbalan?

❓Pertanyaan:

Saya selalu membayangkan apa yang akan terjadi di masa depan saya. Terkadang ada ketakutan bahwa kelak hidup saya tidak seenak sekarang. Saya sangat setuju bahwa hidup di dunia ini sudah diatur oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Apapun yang kita lakukan yang akan kita dapatkan hasilnya kelak. Saya sengaja selalu berusaha untuk melakukan hal baik sekarang, karena saya sangat berharap kelak saya akan hidup bahagia. Apakah hal ini sama seperti memberi tetapi mengharapkan imbalan?

🗝 Dijawab oleh al-Ustadz Qomar Suaidi hafizhahullah

“Lakukanlah kebaikan semampu Anda, niscaya Allah tidak akan menyia-nyiakan amalan anda, asalkan kebaikan itu ada contohnya dalam syariat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan disertai niat yang ikhlas.

Perlu diketahui, tidak ada seorang pun yang masuk surga dengan sebab amalnya semata, sampaipun Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hanya saja, Allah subhanahu wa ta’ala memberi rahmat-Nya kepada beliau.

Oleh karena itu, beramallah demi mendapat rahmat Allah subhanahu wa ta’ala.

Tidak ada istilah imbal-balik ketika kita beramal untuk mendapatkan pahala dari Allah. Amal kita terlalu sedikit, sedangkan nikmat-Nya terlalu banyak. Akan tetapi, dengan amal, kita akan mendapatkan rahmat-Nya.”

http://asysyariah.com/tanya-jawab-ringkas-edisi-107/