JANGAN BENCI, TETAPI MAAFKAN!

Jangan Benci, tetapi Maafkan!

Adakah diantara kita yang tidak pernah menyakiti atau disakiti oleh orang lain?

Gesekan-gesekan dalam pergaulan yang disebabkan oleh berbedanya setiap individu satu dengan yang lainnya memang kadangkala sulit untuk dihindarkan. Hal ini tidak lain karena kita masih bermuamalah antar sesama manusia, akan tetap ada kekurangan di sisi satu dan selainnya.

Lalu bagaimanakah islam menyikapi hal tersebut?

✏ Dari Abu Dzar, Jundub bin Junadah dan Abu ‘Abdurrahman, Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda:

اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ.

“Bertaqwalah kepada Allah di mana saja engkau berada dan tutuplah kejelekan dengan kebaikan. Dan bergaullah sesama manusia dengan akhlaq yang baik.”
(HR. Tirmidzi)

Memberi maaf pada seseorang yang berbuat buruk kepada kita memang bukanlah perkara yang mudah. Terlebih, jika keburukan yang dilakukan sangat merugikan atau bahkan menyebabkan aib pada diri kita.

Namun, marilah kita belajar memaafkan.
Marilah kita belajar membalas keburukan dengan kebaikan sambil diiringi harap bahwa Allah akan memperbaiki keadaan tersebut. Bahwa bisa jadi, kita malah akan saling mencintai di kemudian hari.

Seperti yang Allah subhanahu wata’ala kabarkan pada firman-Nya :
وَلَا تَسْتَوِى ٱلْحَسَنَةُ وَلَا ٱلسَّيِّئَةُ ۚ ٱدْفَعْ بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ فَإِذَا ٱلَّذِى بَيْنَكَ وَبَيْنَهُۥ عَدَٰوَةٌ كَأَنَّهُۥ وَلِىٌّ حَمِيمٌ
“Dan tidaklah sama antara kebaikan dan kejelekan. Balaslah kejelekan dengan yang lebih baik. Jika kalian berbuat demikian, niscaya orang yang tadinya memusuhi , secara mendadak akan menjadi seorang teman yang mencintai.”
(QS. Fushshilat: 34)

Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang sabar dan berjiwa besar karena memaafkan.

وَمَا يُلَقَّىٰهَآ إِلَّا ٱلَّذِينَ صَبَرُوا۟ وَمَا يُلَقَّىٰهَآ إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

“Dan tidaklah akan bisa bersikap demikian melainkan orang-orang yang sabar. Dan tidak akan bersikap demikian melainkan dia yang memiliki jiwa besar.”
(QS. Fushshilat: 35)

  • admin akhwat.net –