KETIKA MELIHAT ORANG LAIN TERKENA MUSIBAH

💥🌊 Ketika Melihat Orang Lain Terkena Musibah

📒 Rasulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa melihat orang yang terkena musibah kemudian ia berkata,

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا

“Segala puji bagi Allah yang telah melindungiku dari ujian yang menimpamu dan (Dia) benar-benar melebihkanku daripada sebagian besar makhluk yang diciptakan-Nya”, maka musibah itu tidak akan menimpanya.”
(Shahihul Jami’ no. 6248)

••••••

Musibah bisa menimpa badan berupa sakit atau cacat, bisa pula menimpa kalbu (agama) berupa perbuatan fasik, bid’ah, zalim, kufur, serta dijauhkan dari Allah.

Kelebihan yang dimaksud dalam do’a ini adalah apabila dibandingkan dengan orang-orang yang dilihatnya sedang tertimpa musibah.

Do’a ini sebaiknya diucapkan perlahan-lahan (hanya terdengar diri sendiri), jangan sampai terdengar oleh orang yang tertimpa musibah, karena akan membuat orang tersebut bersedih dan sakit hati.

Akan tetapi, apabila melihat musibah berupa kemaksiatan maka tidak mengapa mengeraskan ucapan do’a ini agar terdengar oleh pelaku maksiat tersebut dan sebagai bentuk peringatan baginya. Hal ini dilakukan apabila tidak dikhawatirkan timbul kerusakan/ kejelekan (yang lebih besar) dengan diperdengarkannya do’a ini kepadanya. (Syarh Hisnul Muslim)

Majalah Qonitah edisi 32/ vol. 03/ 1438 H – 2017 M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *