MENGGANTI SHALAT YANG LUPUT

Mengganti Shalat Yang Luput

❓ Soal:
Orang yang luput dari mengerjakan satu shalat dan shalat lima waktu karena tertidur atau uzur lainnya, apakah ia menunda pelaksanaan shalat yang luput tersebut sampai datang waktunya pada keesokan hari atau ia ganti dengan segera ketika telah hilang uzurnya?

✏ Jawab:

✓ “Yang wajib dilakukan adalah mengqadha/mengganti shalat yang luput tersebut dengan segera ketika telah hilang uzur yang ada,

👉🏻 berdasar sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam

مَنْ نَسِيَ صَلاةً أَوْنَامَ عَنْهَافَلْيُصَلِّهَاإِذَاذَكَرَهَا، لاَكَفَّارَةَلَهَاإِلَّاذَلِكَ

“Siapa yang mengerjakan satu shalat atau ia tertidur (sehingga habis waktu shalat), hendaknya ia menunaikannya ketika ingat, dan tidak ada kafarat baginya selain itu.”
(HR. Muslim)

✔ Wajib baginya bersegera mengqadhanya ketika telah hilang uzurnya dan jangan menundanya sampai keesokan hari. Hal itu tidak dibolehkan karena sama artinya ia menunda shalat dari waktunya, karena waktu shalat yang luput adalah di saat ingat.”

(Majmu’ Fatawa Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan, I/302-303)

Dikutip dari rubrik Fatawa Al-Mar’ah Al-Muslimah, Majalah Asy Syariah No. 88/VIII/1433 H/2012, hal: 100.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *