SEUNTAI DOA UNTUKMU, WAHAI ISTRIKU

SEUNTAI DOA UNTUKMU, WAHAI ISTRIKU

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan sifat & akhlak yang Engkau ciptakan padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya dan kejelekan sifat & akhlak yang Engkau ciptakan padanya.”
(HR. Abu Dawud 2/248 no. 2160 & Ibnu Majah 1/617 no. 1918 dari Sahabat ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash radhiyallaahu ‘anhuma. Lihat Shahih Ibni Majah 1/324)

✔ Rasulullaah shallallaahu ‘alaihi wasallam memberikan bimbingan bagi seorang lelaki yang telah menemukan pasangan hidup yang ideal kemudian telah menempuh tata cara pernikahan yang syar’i dan telah terlaksana akad nikah yang menjadikan wanita tersebut sah sebagai istrinya.

👉🏻 Lelaki tersebut dianjurkan untuk meletakkan tangannya di atas ubun-ubun sang istri seraya mengucapkan doa di atas.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا

•• Permohonan pertama dalam doa di atas adalah memohon kepada Allah subhanahu wata’ala atas kebaikan istri, maksudnya adalah

>> agar ia menjadi istri yang shalihah,
>> yang menjaga hak-hak suami,
>> amanah terhadap keluarga & tarbiah anak-anak,
>> menjaga harta & kehormatan suami,
>> serta kebaikan-kebaikan lain yang disebutkan dalam syariat.

🏻🤲🏻 Hendaklah sang suami senantiasa mendoakan kebaikan bagi sang istri sejak awal berumahtangga.

وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

•• Permohonan kedua adalah memohon kepada Allah kebaikan sifat & akhlak bawaan istri.
Sang suami memohon dua kebaikan,

>> yaitu agar Allah mempertahankan sifat & akhlak baik yang telah ada pada diri sang istri
>> serta agar Allah mengaruniakan sifat & akhlak baik kepada sang istri apabila ia belum memilikinya.

وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

•• Permohonan selanjutnya adalah memohon perlindungan kepada Allah dari kejelekan istri, agar ia tidak menjadi:

// istri yang rusak tingkah lakunya,
// jelek dalam mengurusi keluarga,
// buruk dalam bergaul dengan suami.

Sang suami juga memohon perlindungan kepada Allah dari kejelekan sifat & akhlak bawaan yang telah ada pada diri sang istri, serta kejelekan sifat & akhlak yang mungkin akan muncul di kemudian hari.

✒ Faedah doa tersebut adalah:

▶ Agar sang istri memperhatikan apa yang menjadi harapan sang suami dan memerhatikan doa yang telah dibaca oleh sang suami.

Hendaknya sang istri menyibukkan dirinya dalam mengurus suami, anak-anak, & rumah tangganya, serta beribadah kepada Allah dan menuntut ilmu syar’i.

Dengan ini semua, atas izin Allah, sang istri akan menjadi wanita yang shalihah, istiqamah, dan akan menjadi penduduk surga yang penuh dengan kenikmatan. Aamiin.

Dikutip dari: Al Ustadz Abu Sabiq Ali. “Kupanjatkan Doa Untukmu, Duhai Istriku”. Majalah Qonitah edisi 34/ vol. 03/ 1439 H – 2018 M. Rubrik Wirid. Hal. 60-63.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *