SUKSES MENDIDIK ANAK PERLU KERJA KERAS

🧮📝 Sukses Mendidik Anak Perlu Kerja Keras

Kesuksesan adalah sebuah harapan yang diidam-idamkan setiap orang. Sukses di hari tua, digambarkan dengan seseorang yang memiliki keluarga bahagia, tempat tinggal nyaman, serta pekerjaan yang mapan. Untuk mendapatkannya tentu tidak gampang. Sedari kecil anak harus ditempa, dididik menjadi pribadi yang ulet, serta memiliki aneka ragam keterampilan.

Orang tua yang memerhatikan masa depan buah hati tentu tak akan menyia-nyiakan usia kecil mereka. Sejak dini anak- anak dididik supaya rajin belajar. Tak hanya itu, anak juga diarahkan untuk menambah ketrampilan dengan mengikuti berbagai les. Semangat orang tua dalam melakukan hal ini begitu terlihat jelas.

Bilamana si kecil terlihat jenuh dalam belajar, ibu tak bosan untuk memberikan semangat. Bila dalam satu ketrampilan anak terlihat belum mampu, ayah dengan senang hati memberikan bantuan untuk mencari jalan keluar. Tak jarang keduanya memberikan iming-iming hadiah yang menarik kepada buah hati agar mereka mencapai prestasi tertentu.

Lalu menjadilah kebanggaan bagi ayah ibu atau bahkan keluarga besar, saat si kecil tumbuh dengan prestasi yang gemilang. Berhasil menyabet banyak piala dalam berbagal perlombaan. Menembus ujian masuk perguruan tinggi terkenal dengan meraih bea siswa. Setelah luluspun langsung ditempatkan pada posisi tinggi dalam pekerjaan. Sungguh senyum lebar menghiasi keduanya. Seakan beban berat mendidik anak dan mengantarkannya menuju kesuksesan kini telah hilang. Selesai sudah tugas orang tua. Kini tinggal memetik hasilnya.

Sangat miris saat kita melihat pemandangan yang lain. Siang hari di bulan Ramadhan, cuaca sangat panas membuat tenggorokan semakin kering. Ada anak usia SD yang sedang latihan puasa demi mengisi lembar kegiatan Ramadhan yang diberikan oleh pihak sekolah. Merengek minta minum karena kehausan. Si ibu yang sedari tadi mendengar rengekan pun lama-kelamaan tak tahan hingga akhirnya memberikan minum kepadanya. Di lain waktu saat adzan berkumandang, terlihat ayah dan anak sedang asyik bermain catur. Berdalih untuk melatih kecerdasan dan kesabaran, katanya. Akhirnya keduanya tidak turut menegakkan salat berjamaah di masjid walaupun masjid dekat dengan rumah mereka.

Pembaca, di manakah semangat oran tua dalam hal ini❓

Pada urusan dunia yang mengantarkan anak mencapai kesuksesan sementara, orang tua begitu semangat menemani anaknya supaya tetap berada di jalurnya.

Namun pada perkara agama, yang justru akan mengantarkan mereka kepada kesuksesan abadi di akhirat, orang tua sering tidak tahan dan kurang telaten dalam membimbing mereka.

●> Padahal Allah ta’ala berfirman,

وَأۡمُرۡ أَهۡلَكَ بِٱلصَّلَوٰةِ وَٱصۡطَبِرۡ عَلَيۡهَاۖ لَا نَسۡـَٔلُكَ رِزۡقًاۖ نَّحۡنُ نَرۡزُقُكَۗ وَٱلۡعَٰقِبَةُ لِلتَّقۡوَىٰ

“Dan perintahkanlah keluargamu untuk salat, dan bersabarlah dalam melakukan hal itu. Kami tidak meminta rezeki kepadamu mu bahkan Kamilah memberikan rezeki kepadamu. Dan akibat yang baik itu bagi orang yang bertakwa.”
[Q.S. Thaha: 132]

Dalam ayat tersebut jelas bahwa Allah menyeru kepada orang tua agar memerintahkan anaknya untuk salat, demikian pula ibadah-ibadah yang lain. Bukan untuk memerhatikan dunia mereka. Karena masalah dunia, masalah penghidupan, Allahlah yang akan memberikan rezeki kepada mereka.

Sehingga kita sebagai orang tua, saat menemani anak-anak tumbuh, bersemangatlah mengajarkan agama yang benar kepada mereka. Sungguh apabila mereka tumbuh dan dewasa dalam keadaan bertakwa kepada Allah, maka itulah kesuksesan yang nyata.

Sebagaimana firman Allah di akhir ayat tersebut bahwa akibat yang baik itu bagi orang yang bertakwa.

💦 Sangat sayang apabila waktu kecil mereka hanya dipenuhi berbagai urusan dunia. Alangkah baiknya apabila sedari kecil mereka sudah terbiasa melakukan salat, puasa dan ibadah-ibadah yang lain. Hal ini tentu akan menjadi penyejuk mata bagi kedua orang tua.

Semoga Allah karuniakan kepada kita anak-anak yang saleh dan salehah. Amin ya mujibas sailin.

[Ustadzah Ummu Umar]

Sumber: Majalah Tashfiyah VOL.06 1438H-2017M EDISI 70

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *