FAKTA-FAKTA SEPUTAR KESEHATAN BAYI BARU LAHIR

Kesehatan Ibu dan Anak
Diasuh Oleh : Tim Komunitas Kesehatan Muslim (KKM) Kiswah

Fakta-Fakta Seputar Kesehatan Bayi Baru Lahir

Kehadiran buah hati merupakan salah satu anugerah yang ditunggu-tunggu setiap orang tua. Kebahagiaan yang muncul sering diiringi juga dengan kekhawatiran yang muncul terhadap si buah hati, terutama ketika satu per satu masalah muncul terhadap fisik bayinya. Kekhawatiran itu makin menjadi-jadi ketika hadir informasi-informasi yang belum tentu benar.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua membekali diri dengan pengetahuan dan mencari penyelesaian masalah dari sumber-sumber yang bisa dipercaya.

👇🏻👇🏻 Berikut beberapa masalah yang sering ditemukan dan beberapa tips untuk mengatasinya.

1⃣. Mata Sering Berair dan Belekan

Terlambatnya perkembangan dan pembukaan saluran air mata bayi menyebabkan mata bayi terlihat berair meskipun tidak menangis, dan kadang disertai belekan. Biasanya, masalah ini akan sembuh dengan sendirinya, bi idznillah, dalam jangka beberapa minggu atau beberapa bulan-bisa saja sampai umur 12 bulan.

•> Untuk mengatasinya, Ibu dapat mencoba cara ini. Setelah mencuci tangan hingga bersih, pijat sudut mata bayi yang dekat dengan hidung dengan gerakan memutar selama 1-2 menit, setidak-tidaknya sebelum bayi dimandikan. Kemudian, bersihkan area tersebut dengan kapas basah bersih dari arah dalam ke luar. Bawa bayi ke dokter jika belekan bertambah banyak dan/atau menetap sampai umur 8 bulan.

2⃣. Ruam Popok

Ini bisa terjadi karena kulit bayi terlalu lembab, terlalu lama terkena urine dan feses, mengalami luka atau iritasi, atau alergi terhadap bahan popok. Ruam sering juga disertai infeksi jamur dan bakteri.

•> Untuk mencegah hal ini, popok yang basah perlu segera diganti. Pilihlah popok dari bahan yang nyaman untuk kulit dan tidak terlalu ketat. Bersihkan area popok dan area lipatan tubuh lainnya dengan air bersih dan mengalir, tidak perlu disabun. Biarkan terlebih dahulu kering.

Penting juga membersihkan bagian kemaluan dengan menggunakan kapas basah atau air mengalir dari bagian depan ke belakang.
✋❌ Jangan menggunakan bedak bayi atau talk, atau tisu basah yang mengandung alkohol dan parfum.
Boleh mengolesi daerah tersebut dengan krim yang mengandung seng oksida (ZnO) atau petrolatum untuk melapisi kulit.

3⃣. Tali Pusat Basah dan Berbau

Tali pusat atau tali pusar pada umumnya akan mengering dan kemudian puput dalam beberapa hari. Perawatannya cukup dengan membiarkannya terbuka dan kering, dan tidak perlu mengompresnya dengan alkohol atau cairan antiseptik. Usahakan tali pusat selalu berada di luar popok.

✋❌ Pemakaian gurita tidak dianjurkan karena selain akan membuat tali pusat lembab, juga akan mengganggu pernapasan bayi yang masih menggunakan bantuan otot perutnya untuk bernapas dengan nyaman.

Jika terdapat tanda infeksi, seperti tali pusat berwarna kemerahan dan/atau bengkak, berbau busuk dan terlihat nanah, segera bawa bayi ke tenaga kesehatan terdekat.

4⃣. Kuning atau Ikterus

Pada umumya, bayi akan mengalami kuning pada usia 2-7 hari. Perlu diwaspadai jika kuning terjadi dalam 24 jam pertama setelah bayi lahir, berlangsung lebih dari 2 minggu, terlihat sampai melebihi tali pusat atau mencapai telapak tangan/kaki, dan/atau disertai demam, feses berwarna pucat, dan bayi malas minum.

Penting bahwa si kecil tetap mendapat minum yang cukup. Menjemur bayi pada pagi hari tidak memiliki bukti yang cukup kuat sebagai terapi kuning pada bayi, tetapi bermanfaat untuk pembentukan vitamin D pada kulit. Jadi, boleh menjemur si kecil tidak lebih dari 15 menit pada pagi hari dengan tetap melindungi bayi dengan pakaian dan tabir surya.

5⃣. Pola Buang Air Besar yang Berubah-ubah.

Kekerapan buang air besar yang normal bergantung pada usia si kecil.

•• Pada bayi baru lahir sampai usia 2 bulan, apalagi yang mendapat ASI, BAB bisa sering terjadi sampai 10 kali sehari. Tinja tampak cair, berbusa, dan berbau asam. Sepanjang kenaikan berat badan bayi normal dan bayi tampak sehat, hal itu normal.

•• Mendekati usia 2 bulan, bayi mulai tampak jarang buang air besar, bahkan bisa sampai 5-7 hari baru BAB.

Selalu perhatikan kondisi si kecil. Sepanjang si kecil masih nyaman, perutnya tidak kembung, dan BAB keluar dengan lancar/lembek, itu juga masih normal. Dengan bertambahnya umur, kekerapan BAB berkurang, makin mendekati normal.

6⃣. Gumoh.

Bedakan gumoh dan muntah. Gumoh biasanya terjadi secara pasif/tanpa kekuatan dan keluar dengan sendirinya. Gumoh akan berkurang dengan sendirinya dengan bertambahnya umur. Akan tetapi, pastikan juga tidak terjadi gangguan pertumbuhan si kecil.

Untuk mencegah terjadinya gumoh, selalu sendawakan si kecil setelah minum. Letakkan bayi dalam posisi tegak di bahu atau di pangkuan, kemudian tepuk-tepuk ringan punggung bayi setiap bayi selesai menyusu.

7⃣. Rewel dan Kolik

Sering kita menjumpai bayi yang menangis terus /rewel/marah tanpa diketahui penyebabnya. Hal ini sering membuat frustasi ibu dan keluarga. Bisa jadi hal itu karena dia mengalami kolik.

Biasanya, kolik terjadi pada bayi berumur 2 minggu sampai 4 bulan, sering pada sore atau malam hari. Keadaan ini bisa terjadi setiap hari dan terkadang sampai 3 jam atau lebih.

Penyebabnya belum diketahui dengan pasti, dan dikaitkan dengan ketidakmampuan mencerna laktosa dan alergi susu sapi.

Kolik pada bayi tidak berbahaya dan akan mereda dengan sendirinya. Tidak ada obat apa pun untuk meredakan kolik. Yang terpenting adalah Ibu harus tenang dan tidak panik.

▪︎> Cari cara yang membuat bayi nyaman:
•menggendongnya dengan lembut,
•memberikan pijatan lembut pada perutnya,
•atau mengganti popok atau pakaiannya jika basah.

▪︎> Cari posisi yang nyaman untuk bayi, bisa ditengkurapkan, didekap, ataupun ditimang.

8⃣. Gangguan Kulit

¤> Masalah kulit sering menyerang bayi, terutama bayi baru lahir. Kadang muncul ruam kemerahan di wajah atau di badannya, yang sifatnya ringan dan akan hilang dengan sendirinya dan/atau mungkin muncul di tempat yang baru. Kelainan yang seperti ini tidak membutuhkan pengobatan.

¤> Selain itu, muncul juga bintil seperti jerawat yang disebabkan oleh faktor hormonal dari ibunya. Bintil in juga akan menghilang dengan sendirinya tanpa diobati.

¤> Ketombe bayi atau seboroik sering muncul saat bayi berumur 1-2 bulan. Muncul kerak kasar berwarna kekuningan diiringi iritasi merah di kulit kepala, wajah, belakang telinga, leher, dan ketiak bayi. Kadang mengolesinya dengan minyak kelapa atau minyak zaitun akan mengatasi masalah tersebut. Akan tetapi, jika kondisi tidak membaik, mungkin pemeriksaan dokter dibutuhkan.

¤> Eksem atau dermatitis atopik merupakan penyakit alergi paling awal yang sering ditemukan di daerah wajah, leher, badan, lipatan siku/lutut, dan siku/lutut bayi. Gejalanya kulit menjadi kering, bersisik, kemerahan, dan gatal. Keluhan ini menyebabkan kondisi yang tidak nyaman bagi si buah hati dan memengaruhi pola makan dan tidurnya. Eksem atopik bukan karena ASI mengenai pipi si kecil, tetapi disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi oleh ibunya, seperti susu sapi atau produk-produknya, telur, ayam, kedelai, gandum, dan produk alergen lainnya.

Penanganannya sangat kompleks. Segeralah berkonsultasi kepada dokter untuk penanganannya.

9⃣. Pola Tidur

Sebagian besar bayi 0-2 bulan membutuhkan jam tidur yang banyak, bahkan sampai 18-20 jam per hari. Sebagian kecilnya hanya tidur 8 jam sehari, bahkan sebagiannya hanya sedikit tidur pada malam hari. Ini merupakan pola tidur yang tidak teratur.

Orang tua tidak perlu khawatir karena sifatnya sementara. Orang tua hanya perlu beradaptasi dengan pola tidur si kecil.

●> Yang penting, kenali tanda- tanda bayi mengantuk.

••> Letakkan bayi di tempat tidurnya saat dia mengantuk, bukan pada saat dia tertidur.

••> Tidurkan bayi dengan punggung terletak di tempat tidur, boleh dengan posisi miring.

••> Pastikan wajah dan kepalanya bebas dari selimut atau barang halus lainnya.

••> Tempatkan bayi di ruangan yang hening dan gelap dengan temperatur yang nyaman.

🔟. Mitos-mitos yang Masih Sering Ditemukan Seputar Perawatan Bayi.

▪︎▪︎ Bayi dibedong agar kakinya tidak bengkok.
Tidak benar. Kaki bayi memang semuanya bengkok, dan lurus dengan sendirinya sampai usia 3 tahun.

▪︎▪︎ Bayi menangis karena lapar.
Tidak selalu. Bayi menangis bisa karena banyak hal yang membuatnya tidak nyaman, seperti popok basah, ruangan yang tidak nyaman, atau karena ingin digendong.

▪︎▪︎ Bayi perlu memakai gurita agar perutnya tidak buncit.
Tidak benar. Gurita justru akan membuat bayi tidak nyaman saat bernapas.

▪︎▪︎ Kaki dan tangan bayi perlu selalu ditutup dengan sarung tangan/kaki.
Tidak benar. Pemakaian sarung yang terus-menerus akan mengurangi perkembangan indra perasa bayi.

▪︎▪︎ Sebelum 40 hari, bayi tidak boleh dimandikan pada sore hari.
Tidak benar. Sebaiknya, bayi tetap dimandikan sedikitnya 2 kali sehari. Kondisikan suhu ruangan agar tetap hangat saat bayi akan dimandikan.

▪︎▪︎ Ibu sakit tidak boleh menyusui.
Tidak benar. Zat kekebalan dari ibu justru akan disalurkan lewat ASI. Akan tetapi, ibu tetap harus berhati-hati dengan kondisinya dan obat yang diminumnya.

▪︎▪︎ Kuku bayi tidak boleh dipotong sebelum 40 hari.
Tidak benar. Kuku yang panjang berisiko melukai tubuh bayi, bahkan bisa melukai kornea mata.

Sumber Bacaan:
Gunardi, Hartono dkk. Kumpulan Tips Pediatri. Badan Penerbit IDAI

Intermountain Health Care. 2014. A Guide to Caring for Your Newborn.

http://idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan anak/kolik- pada-bayi-bagian-1

http://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan- anak/dermatitis-atopik-lesi-kemerahan-dengan-rasa- gatal

http://www.uclh.nhs.uk/OurServices/ServiceA- Z/WH/MAT2/PostnatalCare/Pages/Commonproblems.aspx

Dikutip dari Majalah Qonittah Edisi 36/vol.3/1440H-2019M (hal. 92 – 95)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *