SYAIR DAN NASYID, BUKAN SOLUSI CORONA

Syair dan Nasyid bukan Solusi Corona

❓Pertanyaan:
Saya dapat kiriman surat berisi ajakan untuk baca beberapa bait-bait syair, syair-syair itu dianjurkan dibaca menjelang sholat atau sebelum qomat. Diyakini syair itu untuk mencegah penyakit corona. Katanya syair itu sudah dapat ijazah (izin) dari Syeikh Fulan dan Fulan untuk diamalkan. Apa bimbingan Syareat tentang ajakan ini ?

✒️Jawaban:

“Berpegang teguhlah dengan bimbingan Rasulullah shallallohu ’alaihi wasallam, termasuk dimasa masa sulit seperti wabah Corona ini.

Saya tidak tahu ada dalil dari Al-Qur’an atau as Sunnah yang mengajarkan kita membaca syair syair tertentu yang dialunkan atau dibaca menjelang shalat, antara adzan dan iqomat, apalagi dengan keutamaan-keutamaan tertentu seperti tolak bala dari penyakit Corona dan semisalnya.

Apabila memang ada dalil shahih sudah barang tentu kita akan mengamalkannya, namun ketika tidak ada perintah Dari Rasulullah صلى الله عليه وسلم sungguh kita khawatir dengan ancaman sabda Rasulullah shalallahu ’alaihi wasallam:

من عمل عملا ليس عليه امرنا فهو رد

“Barangsiapa beramal dengan. Suatu amalan yang tidak diatas perintah kami, sungguh amalan itu tertolak.”

Apa yang tidak diajarkan Rosululloh shallallahu ’alaihi wasallam adalah kebid’ahan, termasuk dari muhdatsaatil umur. Adapun ijazah dari guru Fulan, Syeikh Fulan, itu bukan patokan kebenaran.
Patokan kebenaran adalah Al kitab dan as Sunnah.

Lalu apa yang seharusnya kita lakukan sebelum sholat, diantara adzan dan iqomat untuk menolak bala ❓

👉🏻 Jawabannya adalah, perbanyak doa. Karena sungguh doa diantara adzan dan Iqamah salah satu dari doa-doa yang mustajab, doa tersebut tidak ditolak Allah Subhanahu wata’ala.

●> Shahabat Anas bin Malik berkata, Rosululloh shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:

الدعاء بين الاذان و الاقامۃ لا يرد

“(Sesungguhnya) Doa diantara adzan dan Iqamah tidak ditolak.”
*Hadits ini shahih diriwayatkan oleh An-Nasai dalam Amalul Yaum Wal Lailah hal.168 dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya no. 1696)

☝🏻🤲🏻 Maka perbanyaklah doa diantara adzan dan Iqamah, mintalah segala hajat kita, mintalah dunia dan akhirat, mintalah segala sesuatu kepada Alloh, merengeklah kepada Alloh, memelaslah kepada Alloh, sungguh tidak pernah akan ada yang menyesal siapa yang memohon kepada Robbul ‘alamin.”

Ustadz Abu Ismail Muhanmad Rijal حفظه الله تعالى
https://problematikaumat.com/syair-dan-nasyid-bukan-solusi-corona/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *