KURBAN DI LINGKUNGAN DENGAN NIAT DAKWAH

Kurban di Lingkungan dengan Niat Dakwah

❓Pertanyaan:

Bismillah. Lebih utama mana kita berkurban di lingkungan sendiri dengan kita berkurban di tempat ngaji?

Bolehkah dalam berkurban juga kita niatkan sebagai media dakwah kepada masyarakat khususnya didesa kita? Kira² mana yg lebih utama? Misal yang terjadi selama ini tadz, hampir tiap tahun ana ditawari untuk berkurban didesa oleh panitia desa, tapi ana jawab sudah qurban ditempat ngaji, apakah itu tidak akan menimbulkan asumsi negatif masyarakat, tadz?

📝Jawab:

Ibadah kurban dengan menyembelih hewan-hewan kurban adalah amalan agung dan salah satu syiar Islam.

Menyembelih kurban dan membagi daging kurban termasuk salah satu dari keindahan islam dan bagian dari dakwah.

Antum bisa meniatkan dengan membagi daging kurban agar manusia tertarik dengan dakwah Ahlussunnah Sunnah, bahkan antum memberikan daging kepada tetangga anda yang kafir juga diperbolehkan sebagai hadiah untuk mereka agar mereka tertarik dengan Islam, bukan karena kita mencintai mereka.

Apabila pembagian di lingkungan antum sesuai dg syareat, maka kurban di lingkungan lebih afdhol insya Allah.

Apabila pelaksanaan korban dilingkungan menyelisihi syareat seperti:

1- Tukang jagal diberi upah berupa daging kurban antum,

2- Kulit daging yang antum kurbankan dijual.

Atau penyelisihan yang lain yang seringkali terjadi, antum coba memberikan masukan dengan cara yang hikmah agar penyembelihan hewan kurban sesuai dg syareat sehingga antum benar-benar bisa berkurban sesuai dg syareat.

Adapun jika penyelisihan itu sulit untuk dirubah setelah adanya nasehat sehingga mengakibatkan kurban antum dipastikan menyelisihi syareat maka lebih afdhol bagi antum untuk kurban di tempat lain yang komitmen dengan Sunnah Rasulullah shallallohu ’alaihi wasallam.

Atau apabila memungkinkan antum bisa kurban dilingkungan dengan pengaturan sendiri, misal antum berkurban kambing, menyembelih sendiri atau bayar tukang jagal, kemudian kulitnya di berikan fuqoro dan daging dibagi-bagi kepada lingkungan, dengan cara ini antum bisa berkurban di lingkungan dengan tetap mengikuti Sunnah Rasulullah shollallohu ’alaihi wasallam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *